Senin, 26 September 2016

Trik Sayangi Jantung Dengan Olahraga Teratur, Makan Teratur, dan Tanpa Merokok! Demi Generasi Sehat



 
Jum'at bersih adalah program sekolah untuk mulai menjaga jantung sehat dengan bergerak membersihkan lingkungan sekitar. dokumentasi pribadi
Bicara tentang penyakit mematikan, maka kita akan disodorkan dengan fakta yang sangat mencengangkan. Kenapa? Karena penyakit mematikan yang ada di negara kita ini justru adalah penyakit stroke dan penyakit jantung. Penyakit jantung menjadi penyakit mematikan nomor dua setelah penyakit stroke yang memang menyerang secara tiba-tiba, dan yang diserang adalah alat-alat vital tubuh kita. Jika stroke datang dan tiba-tiba menyerang syaraf pembuluh otak mengakibatkan stroke hingga berakhir dengan kematian? Maka, hampir sama dengan stroke, penyakit jantung juga bisa menyerang secara tiba-tiba mengakibatkan ketidakmampuan fungsi jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh, atau serangan jantung yang diakibatkan oleh penyumbatan atau pengecilan pembuluh darah yang membawa sari makanan dan oksigen menuju jantung, sehingga jantung berhenti yang dapat mengakibatkan kematian.

Lantas bagaimana menjaga jantung agar tetap sehat? Fakta bahwa penyakit jantung, baik itu serangan jantung koroner, maupun penyakit jantung ringan bisa menyerang siapa saja! Mulai dari bayi, remaja, orang dewasa, apalagi bagi orangtua, penyakit ini menjadi ancaman yang sangat harus diwaspadai, karena bisa menyerang kapan saja dan dimana saja. 


Gerakan Sekolah Sehat Menjaga Jantung Sehat

Sebagai tenaga pengajar, maka menularkan virus-virus kebaikan adalah tanggung jawab moral seorang guru. Mengajarkan yang baik, tidak hanya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang dikuasai yang harus diajarkan kepada peserta didik, tetapi juga memberikan wejangan, membagikan pengalaman-pengalaman baik adalah bentuk lain dari pengajaran guru kepada peserta didiknya. Termasuk dalam hal menjaga jantung sehat. 

Kebetulan sekolah kami adalah sekolah ramah lingkungan, artinya sekolah yang jauh dari keramaian kota dan segala kebisingan serta polusi udaranya. Ini sudah menjadi nilai plus, karena udara yang lumayan bersih telah memberikan asupan oksigen bagi paru-paru para peserta didik, sehingga jantung mereka mampu bekerja dengan baik saat berlangsungnya Kegiatan Belajar-Mengajar, atau saat mereka berada di lingkungan sekolah yang memang masih ASRI dan Hijau. Dengan jantung yang masih sehat, otomatis guru yang mengajar mampu mengendalikan diri, mengendalikan emosinya saat memberikan pembelajaran, peserta didik juga terbantu dengan kondisi alam sekitar, sehingga mampu berpikir secara rasional dan bertindak dengan baik dan benar.

Sekolah sebagai etalase menimba ilmu seharusnya juga mampu memberikan pembelajaran atau pemahaman akan pentingnya menjaga Jantung sehat, sehingga para siswa mengerti akan manfaat jantung lewat materi-materi pelajaran yang dia terima dan lewat beberapa progam-program sekolah yang membantu mereka untuk mengolah rasa, raga, dan perilaku hidup sehat demi jantung yang sehat. Sebab, di era kekinian menjaga jantung sehat adalah keharusan dan kemauan keras yang datangnya dari diri sendiri dengan mulai dari menjaga pola makan, menjaga kualitas makanan, hingga memberikan asupan gizi yang cukup bagi tubuh dengan tidak jajan sembarangan. Karena faktanya makanan cepat saji dan banyak berlemak adalah penyebab penyakit jantung, belum lagi minuman-minuman bersoda, manis, dan mengkonsumsi kopi yang berlebihan, disinyalir menjadi factor utama penyebab penyakit jantung menjadi penyakit mematikan di negeri yang kita cintai ini.

Kembali ke peranan sekolah menjaga jantung sehat. Untuk menjadi sehat, tidaklah susah dan tidaklah membutuhkan biaya yang banyak. Ibarat pepatah, “Dimana ada kemauan, disitu ada jalan”, adalah representative dari filosofi hidup sehat yang terlupakan. Namun, biaya yang banyak akan dikeluarkan, bahkan semua harta yang kita punya harus kita jual, apabila kita atau salah satu anggota keluarga mengalami sakit, apalagi sakitnya adalah penyakit berbahaya seperti stroke dan penyakit jantung. Oleh karena sekolah sebagai tempat mendidik anak, tidak hanya mendidik dikelas, tetapi harus bisa juga memberikan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi generasi bangsa yang sehat. 

Pertama, KEGIATAN JUM’AT BERSIH. Adalah kegiatan yang ditujukan bagi seluruh warga sekolah, dengan kegiatan ini kita kembali diingatkan untuk membersihkan diri sendiri dan lingkungan sekolah, yang pastinya dirumah juga kita harus berperan aktif untuk mengambil bagian dalam bersih-bersihkan rumah. Jum’at bersih ini dimanfaatkan oleh semua peserta didik untuk bersama-sama bergotong-royong membersihkan kelas. Dengan semangat gotong-royong, maka diharapkan para peserta didik memiliki semangat untuk hidup sehat dengan berolahraga, bergerak dengan baik, memacu jantung agar tetap sehat dengan bergotong-royong, itulah nilai plusnya dari kegiatan JUM’AT BERSIH yang dilaksanakan di sekolah mulai dari pukul 07.30 – 08.00 Wib ini. Walau 30 menit, tetapi sudah cukup untuk mengajak jantung kita bekerja dengan sehat dengan bergerak membersihkan lingkungan sekolah.

Kedua, SENAM INLA DI HARI SABTU. Kegiatan yang sangat menginspirasi tentunya karena dengan senam ini warga sekolah, baik guru maupun siswa bisa berpartisipasi untuk berolahraga menjaga jantung sehat di pagi hari. Tidak diragukan lagi peran Senam INLA (International Natural Lovin Asociation) dengan gerakan-gerakan ringan yang menyehatkan tubuh, terutama fungsi jantung dengan alunan-alunan music yang dapat membuat kita terpacu untuk bergerak mengikuti gerakan-gerakan senam INLA adalah jaminan hidup kita sehat, jantung kita sehat. Senam INLA dengan filosifinya “Hidup dengan Alam, Hidup dengan Jantung Sehat”, juga semakin memperkaya dan memperjelas ungkapan kuno “Mensana in Corpori Sana”, “Dalam Tubuh yang sehat terdapat Jiwa yang Sehat”. Ini adalah pelajaran sederhana tapi bermanfaat bagi generasi muda kita demi jantung sehat, sekarang hingga nanti masa tuanya. Sebab penelitian menyebutkan bahwa salah satu aktifitas yang dapat menjaga jantung sehat adalah senam. Senam apapun itu!.


Ketiga, MENJAGA POLA MAKAN, TIDAK JAJAN SEMBARANGAN, DAN BANYAK MAKAN VEGETARIAN!. Beberapa hari yang lalu, sekolah kami dikunjungi oleh beberapa orang dari Lembaga Pelestarian, Pengembangan dan Pemanfaatan Tanaman Apotek Hidup yang berkantor di Jl. Pemotongan, Pungkursari. No. 1245 Salatiga, Jawa Tengah. Mereka sengaja datang karena mengetahui bahwa sekolah kami dikenal Sekolah Adiwiyata, sekolah berwawasan lingkungan hidup, yang artinya : Sekolah yang bertujuan untuk mewujudkan  masyarakat sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan dengan cara:
Taman-taman apotek hidup binaan dari para ekskul, ternyata obat penyakit mematikan ada di Indonesia. sumber : dokumen pribadi

Pijat tangan juga berguna untuk kesehatan. dokumentasi : pribadi


Pertama, Menciptakan kondisi yang lebih baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah (Guru, Murid, Orang Tua wali murid, dan warga masyarakat) dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

Kedua, Mendorong dan membantu sekolah agar dapat ikut melaksanakan upaya pemerintah dalam melestarikan lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan demi kepentingan generasi yang akan datang.

Ketiga, Warga sekolah turut bertanggung jawab dalam  upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan yang berkelanjutan.

Sehingga di dalam sekolah kami sudah ada yang namanya Apotek Hidup yang berisi tanaman-tanaman obat-obatan. Dan yang tidak dapat dipungkiri adalah bahwa di Negara kita yang disebut dengan jamrud khatulistiwa dan Negara tropis ternyata adalah surganya tanaman-tanaman yang berkhasiat dan dapat dijadikan obat, alias tanaman herbal (obat yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan), sehingga tujuan mereka datang ke sekolah kami adalah untuk mengenalkan jenis-jenis tanaman yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit-penyakit mematikan sekalipun, seperti stroke dan penyakit jantung.

Mereka datang ke Medan, khusus ke sekolah kami untuk menyadarkan kami warga sekolah (baik siswa maupun guru) betapa pentingnya memelihara Apotek Hidup yang berisikan tanaman-tanaman obat yang selama ini tidak kita sadari ternyata berkhasiat dan ampuh mengobati penyakit-penyakit yang sukar disembuhkan. Ternyata tumbuhan-tumbuhan yang selama ini kita anggap tidak bermanfaat karena tumbuh di sembarang tempat dan terkesan mengotori pekarangan rumah kita, karena tumbuhnya sembarangan, ternyata memiliki khasiat yang besar untuk menjadi obat.

Seperti, obat penyakit jantung, ternyata obatnya gampang. Menurut pak HM. Agus Ibnu, ternyata obat penyakit jantung itu adalah: KROKOT. Ha? Kok bisa? Yah tanaman yang tidak langka, tanaman yang gampang kita jumpai disekitar kita ini ternyata memiliki khasiat yang sangat bermanfaat untuk para penyakit jantung. Lebih lanjut menurut beliau, KROKOT itu diramu dengan AKAR POHON SIRSAK 1 JENGKAL, masing-masing di CUCI BERSIH, lalu di POTONG-POTONG, keduanya DIREBUS 6 gelas, SISA 3 gelas, CAMPUR dengan MADU agar manis, lalu di minum. Rajin meminumnya selama 6 bulan lebih, maka khasiatnya akan bermanfaat bagi kesehatan jantung kita.

Contoh lainnya adalah Bunga Asoka (Bunga Madu) juga ternyata sangat bermanfaat dikonsumsi untuk memperlancar aliran darah di dalam tubuh kita. Menurut beliau, Bunga ini juga bermanfaat untuk mengobati asam urat, reumathaic, hingga mampu menurunkan kolesterol tinggi. Beliau banyak bercerita tentang khasiat berbagai macam tumbuhan dari buah-buahan hingga biji buah-buahan ternyata bisa kita manfaatkan menjadi obat. Tidak percaya? Ternyata BIJI RAMBUTAN sangat berkhasiat untuk mengobati penyakit DIABETES!. Wah, begitu kayanya rupanya tanah air kita ini. Lantas, kenapa tidak kita lestarikan? Yang paling mengejutkan juga, ternyata JENGKOL, tanaman yang super bau memiliki khasiat untuk mengobati penyakit DIABETES KERING!.

Jaga Jantungmu Dengan Tidak Merokok!

Siapa bilang merokok itu sehat? Ganteng? Perkasa atau jantan? Ternyata iklan rokok bisa mengalahkan warning atau pemberitahuan akan bahaya merokok yang dituliskan atau dipampangkan besar-besar di iklan rokok tersebut. Kebiasaan yang turun-temurun ternyata tidak bisa di stop dalam waktu yang sesingkat-singkatnya untuk tidak merokok. Merokok sudah seperti kegiatan yang mendarah-daging, sehingga dimana-mana dan oleh berbagai kalangan, kegiatan merokok selalu berlangsung. Tidak terkecuali di lingkungan sekolah, sembunyi-sembunyi di kamar mandi contohnya, di perjalanan ke sekolah, sepulang sekolah, kegiatan merokok oleh siswa tetap berlangsung.

Bahkan ironisnya, di kelaspun sudah ada siswa yang berani merokok. Ini membuktikan bahwa fakta rokok adalah penyebab penyakit jantung, belum sepenuhnya menyentuh dan menjadi peringatan sejak dini bagi kita semua agar menjaga jantung tetap sehat dengan tidak merokok. Fakta lain bahwa merokok menyebabkan dua hal, SUMBER PENYAKIT JANTUNG dan KANKER (kantong kering) tidak diindahkan oleh para pelaku perokok di tanah air yang didominasi oleh usia-usia produktif. 

Penutup

Menjaga jantung sehat dengan tips sederhana, seperti : olahraga setiap hari, jikapun tidak dapat melakukan olahraga teratur setiap hari karena kesibukan, minimal bergerak dengan berjalan kaki, tidak malas bergerak adalah suatu kebiasaan yang memacu jantung tetap bekerja dengan sehat. Makan teratur, minum air putih, hingga istirahat yang cukup, minimal tidur 7-8 jam satu hari, dan tidak menjadi perokok adalah tips-tips sederhana untuk mencapai dan menggapai hidup dengan jantung sehat. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Salam Jantung Sehat!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar